Efektifitas atau sibuk. Anda Yang Mana?

Efektifitas atau sibuk. Anda Yang Mana?
(Sumber gambar : www.pexels.com)

Aku sibuk sekali, aku tidak punya waktu. Ini adalah kata-kata yang sering terdengar dalam kehidupan sehari-hari baik itu dari teman-teman kita, orangtua kita atau orang sekitar kita. Sibuk adalah tanda efektif atau produktif? hmm. Benarkah demikian?

Banyak orang yang menganggap bahwa sibuk adalah tanda orang tersebut produktif dan efektif. Kita seringkali terlihat sibuk, tapi ternyata, kita yang buat diri kita sendiri sibuk dengan hal yang sebenarnya tidak penting. Kita terlalu sibuk, sehingga tidak memikirkan bagaimana caranya bekerja dengan cara yang produktif dan efektif.

Untuk lebih memahami itu kita perlu tahu apa itu sibuk dan apa itu efektifitas. Sibuk adalah melakukan banyak pekerjaan atau multitasking biasanya sampai lupa waktu. Sedangkan efektif adalah mengerjakan sesuatu dengan selektif dan biasanya orang yang produktif mempunyai teknik waktu yang bagus, sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan, ditunda atau tidak perlu dilakukan.

Banyak sekali dari kita saat ini terlalu sibuk sehingga lupa waktu, kita tidak bisa mengontrol waktu (manage time). Saking sibuknya, Kita sampai lupa waktu untuk istirahat, lupa waktu untuk makan, berdoa dan lain sebagainya.

Silahkan baca kutipan berikut :

Kita hidup di zaman yang serba instan. Karena kita telah menukar efektifitas dengan kesibukan. Statistik menunjukan kita ini lebih sibuk dari generasi 300-400 tahun yang lalu. Kita sibuk. Kita sangatlah sibuk. Kita pikir karena kita sibuk, kita efektif. Saya ingin kalian melihat ulang agenda kalian dan tanyakan pada diri kalian apakah kamu benar-benar efektif?

Atau apakah hidupmu dipenuhi dengan hal-hal yang menuntutmu, menghambatmu, membebanimu dan menghentikanmu untuk menjadi terbaik dari dirimu. Dan apakah kalian menggantikan semua kesibukan itu dengan efektifitas kalian? Temuan dari para ilmuwan yang melakukan penelitian, ilmuwan menyimpulkan bahwa 80% yang kita lakukan kesibukan yang kita lakukan adalah tidak efektif.

Rata-rata orang hanya menggunakan 20% waktunya sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan mereka. Dan sisa 80% waktunya melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat. 20% waktu untuk sesuatu yang harus dilakukan. 80% waktu untuk sesuatu yang kita ciptakan untuk dilakukan.

Kita sibuk belajar ini dan itu, sibuk melakukan segalanya kecuali satu yang terpenting hal itu adalah menghargai waktu kita. Kita butuh waktu untuk menjadi kreatif. Jika kamu punya waktu, kamu akan menjadi kreatif. (Bishop T.D.Jakes)

Dari kutipan Bishop T.D. Jakes tersebut, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa sekarang ini kita lebih banyak menukar efektifitas dengan kesibukan. Karena kita lebih sibuk melakukan banyak hal yang tidak bermanfaat daripada mengembangkan apa yang ada dalam diri kita. Kita mudah sekali terbawa oleh arus dan kalau sudah terbiasa kita susah sekali melawan arus tersebut. Salah satu caranya adalah latihan untuk mengatur waktu. Bagimana cara mengatur waktu, sehingga kita bisa melakukan segalanya dengan efektif.

(Silahkan baca : Cara Mengatur Waktu Dengan Baik dan Benar)

Untuk lebih jelasnya, saya akan membahas perbedaan sibuk dan efektif.

1. Orang sibuk itu cenderung melakukan banyak hal orang efektif memilih melakukan hal yang penting

Orang sibuk dalam kategori ini melakukan banyak hal. Baik itu penting dan tidak penting, semua dia lakukan. Sedangkan orang yang efektif memilih mengerjakan hal-hal yang menurutnya penting saja.

2. Orang efektif cendrung berpikir sebelum bertindak. Orang sibuk langsung bertindak.

Dalam hal ini, saya teringat kita-kata presiden Amerika Serikat ke-16

Beri saya waktu enam jam untuk menebang sebatang pohon dan saya akan menghabiskan empat jam pertama untuk menajamkan kapaknya. (Abraham Lincoln)

Artinya apa, dia berpikir lebih lama daripada sebelum bertindak. Itulah salah satu ciri orang efektif. Sedangkan orang sibuk langsung bertindak tanpa berpikir lebih matang terlebih dahulu.

3. Orang sibuk mengerjakan banyak hal. Orang efektif fokus pada pekerjaan tertentu.

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, bahwa orang sibuk cenderung multitasking. Apakah ada yang salah dengan multitasking? Saya kira tidak ada, tapi hasil kerja multitasking itu beda dengan orang yang hanya fokus pada satu atau hal tertentu saja. Biasanya pekerjaan multitasking ini, biasanya pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidaklah maksimal. Orang efektif sudah tentu bisa mengerjakan sesuatu dengan hasil yang maksimal.

4. Orang efektif punya to-do-list, orang sibuk mengerjakan apa saja yang mau dikerjakan

Membuat to-do-list merupakan hal yang sangat bagus, karena dengan to-do-list kita bisa tahu apa yang mau belum dikerjakan, mau dikerjakan dan belum dikerjakan. Saat ini saya juga masih belajar untuk memanfaatkan to-do-list sebaik-baiknya. Kita sama-sama belajar yuk. Perbedaan dengan orang sibuk adalah orang sibuk melakukan semuanya sehingga hasilnya pasti kurang memuaskan.

Sebenarnya masih banyak perbedaan orang yang memilih efektifitas dan sibuk, silahkan teman-teman cari diartikel lain untuk tambahnya. Intinya hal yang mendasar dalam hal efektifitas dan sibuk adalah dalam hal mengatur waktu. Itu menurut saya perbedaan besar orang efektif dan orang sibuk. Mari kita sama-sama belajar!

Sekian,
Semoga bermanfaat...








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Percayalah, Semuanya Akan Baik-Baik Saja

Keyakinan Adalah Energi Terbesar Yang Kita Miliki Dalam Hidup

Cara Mengikhlaskan Segala Sesuatu